Iklan

OTAK DAN KECERDASAN MANUSIA


Tubuh manusia dilengkapi dengan sekian banyak struktur dan unsur. Semua Struktur itu bekerja sama dengan hebatnya, sehingga bisa menghasilkan system kerja yang sangat bagus. Setiap manusia normal, memiliki sruktur dan unsur yang sama. Ini hebat dan luar biasa. Tapi taukah anda, siapa yang menahkodai itu semua? 
Otak kita mengendalikan semua fungsi tubuh Anda. Otak merupakan pusat dari keseluruhan tubuh kita. Segala macam kecerdasan, baik kecerdasan Intelektual maupun emosional, semuanya berawal dari otak. Otak bisa dibilang sebagai titik start dari setiap karya manusia dibumi. Otak mengatur cara kita bersikap, mengambil keputusan, berjuang pun juga solusi. Semua pilihan dalam hidup pun semua tergantung otak kita menyimpulkan apa dan memberikan respon untuk bertindak.   

Anatomi dan Fungsi Otak Manusia

Otak manusia terdiri dari 30 milliar neuron atau syaraf otak yang bekerja dengan dahsyat melebihi kemampuan apapun di dunia ini. Neuron inilah yang bekerja dengan dahsyat menciptakan keajaiban dalam hidup anda
bagian-bagian otak manusia :

Seperti terlihat pada gambar di atas, otak dibagi menjadi empat bagian, yaitu:
1.   Cerebrum (Otak Besar)
2.   Cerebellum (Otak Kecil)
3.   Brainstem (Batang Otak)
4.   Limbic System (Sistem Limbik)

1. Cerebrum (Otak Besar)
Cerebrum adalah bagian terbesar dari otak manusia yang juga disebut dengan nama Cerebral Cortex, Forebrain atau Otak Depan. Cerebrum merupakan bagian otak yang membedakan manusia dengan binatang. Cerebrum membuat manusia memiliki kemampuan berpikir, analisa, logika, bahasa, kesadaran, perencanaan, memori dan kemampuan visual. Kecerdasan intelektual atau IQ Anda juga ditentukan oleh kualitas bagian ini.
Cerebrum secara terbagi menjadi 4 (empat) bagian yang disebut Lobus. Bagian lobus yang menonjol disebut gyrus dan bagian lekukan yang menyerupai parit disebut sulcus. Keempat Lobus tersebut masing-masing adalah: Lobus Frontal, Lobus Parietal, Lobus Occipital dan Lobus Temporal.
Lobus Frontal merupakan bagian lobus yang ada dipaling depan dari Otak Besar.
Lobus ini berhubungan dengan kemampuan membuat alasan, kemampuan gerak, kognisi, perencanaan, penyelesaian masalah, memberi penilaian, kreativitas, kontrol perasaan, kontrol perilaku seksual dan kemampuan bahasa secara umum.
Lobus Parietal berada di tengah, berhubungan dengan proses sensor perasaan seperti tekanan, sentuhan dan rasa sakit.
Lobus Temporal berada di bagian bawah berhubungan dengan kemampuan pendengaran, pemaknaan informasi dan bahasa dalam bentuk suara.
Lobus Occipital ada di bagian paling belakang, berhubungan dengan rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu melakukan interpretasi terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata.

2. Cerebellum (Otak Kecil)
Otak Kecil atau Cerebellum terletak di bagian belakang kepala, dekat dengan ujung leher bagian atas. Cerebellum mengontrol banyak fungsi otomatis otak, diantaranya: mengatur sikap atau posisi tubuh, mengkontrol keseimbangan, koordinasi otot dan gerakan tubuh. Otak Kecil juga menyimpan dan melaksanakan serangkaian gerakan otomatis yang dipelajari seperti gerakan mengendarai mobil, gerakan tangan saat menulis, gerakan mengunci pintu dan sebagainya.
Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi, misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya atau tidak mampu mengancingkan baju.

3. Brainstem (Batang Otak)
Batang otak (brainstem) berada di dalam tulang tengkorak atau rongga kepala bagian dasar dan memanjang sampai ke tulang punggung atau sumsum tulang belakang. Bagian otak ini mengatur fungsi dasar manusia termasuk pernapasan, denyut jantung, mengatur suhu tubuh, mengatur proses pencernaan, dan merupakan sumber insting dasar manusia yaitu fight or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya.

4. Limbic System (Sistem Limbik)
Sistem limbik terletak di bagian tengah otak, membungkus batang otak ibarat kerah baju. Limbik berasal dari bahasa latin yang berarti kerah. Bagian otak ini sama dimiliki juga oleh hewan mamalia sehingga sering disebut dengan otak mamalia. Sistem limbik berfungsi menghasilkan perasaan, mengatur produksi hormon, memelihara homeostasis, rasa haus, rasa lapar, dorongan seks, pusat rasa senang, metabolisme dan juga memori jangka panjang. 
Bagian terpenting dari Limbik Sistem adalah Hipotalamus yang salah satu fungsinya adalah bagian memutuskan mana yang perlu mendapat perhatian dan mana yang tidak. Misalnya Anda lebih memperhatikan anak Anda sendiri dibanding dengan anak orang yang tidak Anda kenal. 
Sistem limbik menyimpan banyak informasi yang tak tersentuh oleh indera. Dialah yang lazim disebut sebagai otak emosi atau tempat bersemayamnya rasa cinta dan kejujuran. Carl Gustav Jung  menyebutnya sebagai "Alam Bawah Sadar" atau ketidaksadaran kolektif, yang diwujudkan dalam perilaku baik seperti menolong orang dan perilaku tulus lainnya. LeDoux mengistilahkan sistem limbik ini sebagai tempat duduk bagi semua nafsu manusia, tempat bermuaranya cinta, penghargaan dan kejujuran.
  

Sungguh luar biasa bukan? Otak memiliki semua potensi untuk merekam, maupun perintah untuk melakukan semua aktivitas. Namun demikian,tidak  bisa dipungkiri bahwa setiap orang memiliki potensi yang berbeda satu sama lain, tergantung cara belajar, cara pandang atau pun juga tergantung cara kita mengasah kemampuan. Hal-hal itulah yang kemudian menyebabkan semua orag memiliki perbedaaan tingkatan kecerdasan, tetapi juga ada yang memiliki semua kemampuan itu.
Proses belajar dalam melatih kemampuan otak pun tidak saja dilakukan saat  manusia itu lahir, tetapi sudah dilakukan saat berada dalam kandungan. Salah satu contoh bangsa/suku yang sangat peduli dengan tingkat kecerdasan adalah bangsa Yahudi. Tidak bisa dipungkiri bahwa bangsa Yahudi adalah bangsa yang memiliki tingkat kecerdasan 6 kali tingkat kecerdasan suku/golongan lain didunia. Salah satu investasi terbesar bangsa yahudi adalah, mereka menyiapkan putra putri mereka kecerdasan. tidak hanya dengan asupan gizi, tetapi juga dengan berlatih banyak hal saat hamil.  Bangsa dengan tingkat kecerdasan tertinggi ini sangat membenci kebodohan.


TINGKAT KECERDASAN ORANG YAHUDI

Menjaga kecerdasan sama halnya dengan menjaga berjuta mimpi, kiranya hal itulah yang pantas disematkan pada orang yahudi yang sangat mendewakan kecerdasan. Bagi mereka harta tidaklah teramat penting, yang penting bagi mereka adalah memiliki banyak kemampuan yang mumpuni dibanding kelompok lain.
Berikut beberapa fakta ilimiah tentang bangsa Yahudi : 
1. Orang yahudi memiliki IQ (intellectual Quotient) atau kecerdasan intelektal dengan tingkatan 140 atau sekitar enam kali tingkat kecerdasan golongan lain.
2. Jumlah orang Yahudi di dunia hanya 0,2% dari penduduk dunia, tetapi tingkat kecerdasannya mampu mengungguli 99,99% seluruh penduduk dunia.
3. Generasi manusia super cerdas ini tersebar diseluruh dunia. Sebabagi bukti, tahun 1954, disekolah publik New York City dihebohkan oleh 28 orang anak dibawah umur 15 tahun, tetapi kecerdasan intelektualnya (IQ) 170, dan dari 28 anak itu 24 diantaranya golongan yahudi.
4. Kecerdasan Mereka meliputi bidang kedokteran, hukum, keuangan, sastra, seni kreatif dan media.
5. Kecerdasan orang yahudi mengalahkan bangsa eropa yaitu sekitar 107,5 -115. Kecerdasan itu mengalahkan orang eropa yang hanya mencapai 100.
Ini tentunya sangat luar biasa, dan menjadi pembenaran untuk istilah klasik bahwa yang pintar dan cerdaslah yang akan menguasai dunia.

                                            

Rahasia Pembinaan Otak Sejak Dalam Kandungan

Kecerdasan orang yahudi tentunya bukan hal yang bisa dianggap remeh. Tetapi juga tidak bisa dianggap terlalu mustahil, karena pada dasarnya kita semua memiliki potensi untuk menjadi cerdas. Kecerdasan yang mereka miliki adalah kecerdasan ilimiah. Apa yang menjadi pembeda, sehingga mereka jauh lebih cerdas dari bangsa lain?
1.   Mendengarkan dan bermain Musik
Rahasia pertama yang harus diketahui adalah tentang perawatan atau pembinaan kecerdasan otak sejak dalam kandungan yg dilakukan oleh orang tua khususnya ibu. Sudah menjadi tradisi bagi orang yahudi, bahwa mereka harus mempersiapkan kecerdasan bagi keturunannya.
Salah satunya dengan cara mendengarkan music, bernyanyi ataupun memainkan alat music. Musik yang didengarkan adalah music yang berirama syahdu sehingga bisa menenangkan pikiran  dan menambah semangat psikologis dan mampu merangsang kecerdasan otak bayi.
2.   Mengerjakan Soal Matematika
Jika anda berkunjung ke daerah mayoritas Yahudi, anda akan saksikan para ibu hamil akan membawa buku matematika kemanapun mereka pergi. Tidak perlu heran, mereka mengerjakan soal matematika untuk melatih otak sang bayi dalam kandungan.
3.   Menjaga Pola makan
Makanan yang paing sering dikonsumsi adalah kacang badam, kurma dan susu. Ini akan melahirkan generasi yang beda dengan dengan generasi lain. Mereka juga sering mengkonsumsi ikan segar, dan tidak pernah mengkonsumsi ikan segar dan daging dalam waktu yang bersamaan. Berdasar kajian kedokteran, mengkonsumsi ikan bisa merangsang pertumbuhan sel otak. Hal lain adalah mereka sering mengkonsumsi buah. Salah satu perbedaan utama ibu hamil Yahudi dan bukan yahudi adalah jika ibu hamil bukan Yahudi menjadikan buah hanya sebagai pencuci mulut sehabis makan, ibu yahudi menjadikan buah sebagai makanan utama yang sering dia konsumsi, sebagai sumber gizi dan kekuatan otak yang utama.
4.   Menjauhi Asap Rokok
Jumlah orang yahudi yang merokok tidak lebih dari 5% dari jumlah keseluruhannya. Dikalangan yahudi rokok dianggap hal yang menjijikkan bahkan tabu, meskipun masih ada diantara mereka yang perokok.
Salah satu tradisi yang patut dicontohi disana adalah jika seorang perokok melihat ibu hamil, maka tanpa disuruh dia akan mematikan rokoknya. Mereka juga tidak pernah merokok didalam fasilitas umum, taksi, angkot, kereta,dll. Mereka takut dalam angkutan itu ada ibu hamil. Tentunya ini sangat beda dengan Indonesia, jangankan di angkutan umum, dirumah sakit saja, masih banyak kita jumpai orang merokok.

Dari sekian banyak fakta diatas, kita bisa menyimpulkan bahwa rahasia kepintaran mereka bukan merupakan pemberian Tuhan semata ataupun karena mereka adalah bangsa pilihan. Sama sekali tidak. Bangsa yahudi hanya dikaruniai kesadaran tentang pentingnya menyiapkan dan menyediakan kecerdasan bagi anak sedini mungkin sejak dalam kandungan. Dari segi kesehatan bangsa Yahudi bisa di bilang telah tuntas mempraktekkan Pola hidup Bersih dan Sehat. 
Hal ini pula telah membenarkan teori H.L. Blum, bahwa selain factor Lingkungan, genetika dan pelayanan Kesehatan,  “ Perilaku “ adalah salah satu faktor penting yang mempengaruhi Derajat Kesehatan. Jika derajat kesehatan kita bagus, maka kualitas kehidupan kita juga bagus, dengan demikian kita pun juga bisa menciptakan generasi – generasi cerdas.  


0 Response to "OTAK DAN KECERDASAN MANUSIA"